KABUPATEN SORONG — Komitmen Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi dinamika pemerintahan terus diwujudkan melalui pembelajaran berbasis pengalaman lapangan. Hal tersebut ditunjukkan melalui kegiatan penarikan mahasiswa magang Program Studi Ilmu Pemerintahan di Kantor Distrik Mariat yang dilakukan oleh Edy Supardi, M.AP., selaku Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan UNIMUDA Sorong.
Kegiatan penarikan mahasiswa magang tersebut menjadi momentum penting setelah mahasiswa menyelesaikan rangkaian kegiatan praktik lapangan di lingkungan pemerintahan Distrik Mariat. Selama menjalani program magang, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat dan memahami secara langsung bagaimana roda pemerintahan dijalankan, khususnya dalam penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Bagi Program Studi Ilmu Pemerintahan, kegiatan magang merupakan bagian strategis dalam proses pendidikan karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menghubungkan berbagai konsep dan teori pemerintahan yang diperoleh selama perkuliahan dengan realitas penyelenggaraan pemerintahan di lapangan.
Edy Supardi, M.AP. menyampaikan bahwa pengalaman mahasiswa selama berada di Kantor Distrik Mariat diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih konkret mengenai tugas dan fungsi pemerintahan pada tingkat distrik.
“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami pemerintahan melalui teori di ruang kelas. Mereka harus melihat secara langsung bagaimana administrasi pemerintahan berjalan, bagaimana pelayanan publik diberikan, bagaimana aparatur berkomunikasi dengan masyarakat, serta bagaimana berbagai persoalan di lapangan dihadapi dan diselesaikan,” ujar Edy.
Menurutnya, program magang menjadi ruang pembelajaran yang sangat penting dalam membentuk mahasiswa agar memiliki kemampuan akademik sekaligus keterampilan praktis. Interaksi mahasiswa dengan aparatur pemerintahan dan masyarakat juga menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, koordinasi, kepemimpinan, kedisiplinan, serta pemecahan masalah.
Penarikan mahasiswa magang sekaligus menjadi bagian dari evaluasi terhadap proses pembelajaran lapangan yang telah dilaksanakan. Melalui kegiatan tersebut, dosen dapat melihat sejauh mana mahasiswa mampu menyerap pengalaman selama berada di lokasi magang dan mengembangkan kompetensi yang relevan dengan bidang Ilmu Pemerintahan.
“Kami berharap pengalaman di Kantor Distrik Mariat dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa ketika nantinya memasuki dunia profesional. Apa yang mereka lihat dan kerjakan selama magang harus mampu menjadi pengalaman akademik yang memperkaya cara berpikir dan membentuk karakter sebagai calon sarjana pemerintahan,” ungkap Edy.
Lebih jauh, kegiatan magang juga menjadi bentuk nyata implementasi pendidikan tinggi yang tidak terjebak pada pembelajaran teoritis semata. Mahasiswa diberikan ruang untuk berhadapan langsung dengan berbagai dinamika pemerintahan, termasuk persoalan administrasi, pelayanan masyarakat, koordinasi kelembagaan, serta tuntutan aparatur untuk memberikan pelayanan yang efektif dan responsif.
Kehadiran mahasiswa Ilmu Pemerintahan di Kantor Distrik Mariat juga mencerminkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pemerintahan dalam menciptakan proses pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Kolaborasi tersebut menjadi semakin penting di tengah tuntutan terhadap lulusan perguruan tinggi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai keterampilan praktis, kemampuan adaptasi, integritas, etika pelayanan, serta pemahaman terhadap persoalan pemerintahan secara empiris.
Program Studi Ilmu Pemerintahan UNIMUDA Sorong terus mendorong agar setiap pengalaman mahasiswa di lapangan dapat menjadi bagian dari proses pembentukan lulusan yang unggul. Magang tidak dipandang sekadar sebagai kewajiban akademik, tetapi sebagai laboratorium pemerintahan tempat mahasiswa belajar memahami realitas pelayanan publik sekaligus mengasah kemampuan profesional.
Penarikan mahasiswa magang di Kantor Distrik Mariat pada akhirnya bukan sekadar penanda berakhirnya masa praktik lapangan. Momentum tersebut menjadi refleksi bahwa pendidikan pemerintahan harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang nyata, kontekstual, dan dekat dengan masyarakat.
Dari ruang kelas menuju Kantor Distrik Mariat, mahasiswa Ilmu Pemerintahan UNIMUDA Sorong ditempa untuk memahami pemerintahan secara nyata—belajar dari praktik, memahami kebutuhan masyarakat, dan dipersiapkan menjadi calon pemimpin serta aparatur pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.