HIMIP MENGADAKAN BAKSOS DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI RAYA NATAL

HIMIP MENGADAKAN BAKSOS DALAM RANGKA MENYAMBUT HARI RAYA NATAL

Baksos merupakan salah satu kegiatan wujud dari rasa kemanusiaan antara sesama manusia, baksos merupakan suatu kegiatan dimana dengan adanya kegitan ini kita dapat merapatkan kekerabatan kita. Bakti sosial mengadakan dengan tujuan-tujuan tertentu yaitu untuk mewujudkan rasa cinta kasih, rasa saling menolong, rasa saling peduli, Mahasiswa kepada masyarakat. Bakti Sosial ini dilakukan oleh himpunan mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMIP) Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong adalah salah satu program Dapartemen Keagamaan, yang dikoordinir langsung oleh ketua koordinator Epson Ulimpa.

 

Tujuan dari Bakti Sosial adalah untuk saling membantu dengan sesama. Bakti Sosial ini dilaksanakan dalam rangka menyambut hari raya natal yang diadakan di Gereja Efata Mariat Pantai. Mahasiswa Ilmu Pemerintahan dan Majalis/Petugas Gereja bersama-sama bergotong royong untuk membersikan gedung Gereja. Di samping itu kita bisa saling menggali rasa peduli kita dengan sesama, kita juga bisa dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat (misalnya dalam Bakti Sosial) maka kita akan saling mengenal dan lebih akrab dengan mereka, sehingga kita bisa menumbuhkan rasa kekeluargaan dengan masyarakat bisa hidup bertoleransi karena kita merupakan makhluk sosial yang membutuhkan orang dalam hidup berdampingan.

 

Baksos ini dilaksanakan di Gereja Efata Kelurahan Mariat Pantai, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong Papua Barat, 12 Desember 2021, Pukul 09.00-12.00 WIT. Dengan tema Toleransi dalam umat beragama HIMIP sambut natal dan tahun baru dengan bakti sosial di gereja efata. Saya sangat ber terimakasih kepada mahasiswa UNIMUDA kususnya mahasiswa program studi ilmu pemerintahan, yang telah mengadakan kegiatan baksos di jemaat kami, saya sangat berharap kegiatan seperti ini terus di laksanakan dan terus di kembangkan agar dengan kegiatan seperti ini kita dapat menemukan rasa saling mengenal dan rasa toleransi antara kita sebagai umat manusia, ungkap Ibu Lili Usili. [Okta dan Okto]