Perkuat Regenerasi dan Tata Kelola Organisasi, Kaprodi Ilmu Pemerintahan UNIMUDA Sorong Gelar Koordinasi Bersama HIMIP

Perkuat Regenerasi dan Tata Kelola Organisasi, Kaprodi Ilmu Pemerintahan UNIMUDA Sorong Gelar Koordinasi Bersama HIMIP

Yoga Andriyan, S.IP., M.I.P. Selaku Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan Dorong HIMIP Jadi Laboratorium Kepemimpinan, Gagasan, dan Pengabdian Mahasiswa di Tanah Papua

SORONG, PAPUA BARAT DAYA — Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial, dan Politik Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong memperkuat konsolidasi organisasi mahasiswa melalui agenda Koordinasi Himpunan Mahasiswa Ilmu Pemerintahan (HIMIP) yang mempertemukan unsur demisioner, ketua, serta jajaran pengurus HIMIP.

Agenda tersebut diselenggarakan oleh Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan UNIMUDA Sorong, Yoga Andriyan, S.I.P., M.I.P., sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi kelembagaan yang lebih kuat antara Program Studi dan organisasi mahasiswa.

Pertemuan ini tidak sekadar menjadi forum koordinasi rutin. Lebih dari itu, agenda tersebut diarahkan sebagai ruang strategis untuk melakukan konsolidasi, evaluasi, regenerasi kepemimpinan, serta penyamaan visi pengembangan organisasi mahasiswa Ilmu Pemerintahan.

Bagi Program Studi Ilmu Pemerintahan, keberadaan HIMIP memiliki posisi penting sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan dan pengembangan kapasitas mahasiswa. Pengalaman berorganisasi dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kepemimpinan, manajemen organisasi, serta kepekaan terhadap persoalan pemerintahan dan masyarakat.

Bangun Tradisi Organisasi yang Sehat

Yoga Andriyan menekankan pentingnya membangun tradisi organisasi yang sehat, terbuka, dan berorientasi pada pengembangan kapasitas mahasiswa.

Menurutnya, HIMIP harus menjadi ruang yang mampu mempertemukan gagasan lintas angkatan sekaligus menjaga kesinambungan organisasi dari satu periode kepengurusan ke periode berikutnya.

“HIMIP jangan hanya menjadi organisasi yang menjalankan program kerja, tetapi harus menjadi laboratorium kepemimpinan mahasiswa. Di sinilah mahasiswa belajar mengelola organisasi, menyampaikan gagasan, membangun komunikasi, menyelesaikan persoalan, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab,” ujar Yoga.

Ia juga mendorong agar hubungan antara program studi dan HIMIP dibangun dalam pola komunikasi yang konstruktif. Kritik, masukan, dan gagasan mahasiswa, menurutnya, harus ditempatkan sebagai bagian dari proses membangun Program Studi Ilmu Pemerintahan yang semakin adaptif dan responsif.

Demisioner, Ketua, dan Pengurus Duduk Bersama

Kehadiran para demisioner dalam forum tersebut menjadi salah satu elemen penting. Pengalaman para pengurus terdahulu dinilai dapat menjadi sumber pembelajaran bagi kepengurusan yang sedang berjalan.

Forum tersebut menjadi ruang pertukaran pengalaman antara generasi sebelumnya dengan pengurus HIMIP saat ini, terutama terkait pengelolaan organisasi, keberlanjutan program kerja, komunikasi antarpengurus, pengembangan kegiatan mahasiswa, serta strategi membangun jejaring dengan berbagai pihak.

Konsolidasi lintas generasi tersebut diharapkan mampu mencegah terputusnya pengetahuan organisasi dan sekaligus menciptakan proses regenerasi yang lebih matang.

Dari Kampus untuk Masa Depan Pemerintahan Papua

Penguatan HIMIP memiliki arti strategis karena mahasiswa Ilmu Pemerintahan dipersiapkan untuk memahami sekaligus menghadapi berbagai persoalan pemerintahan dan pelayanan publik.

UNIMUDA Sorong sendiri menempatkan pengembangan ilmu pemerintahan sebagai bagian dari ekosistem pendidikan tinggi yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan kemitraan lintas sektor. Program Studi Ilmu Pemerintahan juga memiliki ruang publikasi akademik melalui Jurnal Pemerintahan, Politik Anggaran dan Administrasi Publik yang mengangkat isu pemerintahan, politik anggaran, dan administrasi publik.

Karena itu, HIMIP didorong tidak berhenti sebagai organisasi internal mahasiswa. Organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya gagasan-gagasan baru mengenai pemerintahan, demokrasi, pelayanan publik, pembangunan daerah, dan masa depan Papua.

“Mahasiswa Ilmu Pemerintahan harus berani berpikir besar. Organisasi harus menjadi tempat belajar memimpin, tetapi juga menjadi ruang untuk membaca realitas masyarakat. Dari kampus inilah kita berharap lahir calon-calon pemimpin pemerintahan yang memiliki kompetensi sekaligus integritas,” tegas Yoga.

Menuju HIMIP yang Lebih Solid dan Berdampak

Koordinasi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kembali arah gerak HIMIP agar semakin terstruktur, produktif, dan berdampak.

Sinergi antara demisioner, ketua, pengurus HIMIP, dan Program Studi diharapkan mampu melahirkan budaya organisasi yang kolaboratif, inklusif, kritis, dan berorientasi pada prestasi.

Dengan konsolidasi tersebut, HIMIP diharapkan mampu menjadi salah satu motor penggerak kegiatan akademik maupun nonakademik mahasiswa Ilmu Pemerintahan sekaligus berkontribusi dalam penguatan kapasitas generasi muda Papua Barat Daya.

Dari ruang organisasi mahasiswa, gagasan tentang pemerintahan masa depan mulai dibangun. Dari HIMIP, kepemimpinan muda Papua Barat Daya dipersiapkan.